Sejarah

SEJARAH MA NURUL HIKMAH HAURGEULIS

 
Madrasah Aliyah Nurul Hikmah Haurgeulis merupakan Madrasah Aliyah pertama yang berada di wilayah barat Indramayu atau lebih khususnya di Kecamatan Haurgeulis, sehingga bisa disebut sebagai Madrasah Aliyah yang tertua jika dibandingkan dengan Madrasah Aliyah yang lainnya.
MA Nurul Hikmah didirikan pd tahun 1990 dan mendapatkan ijin operasional pada tahun 1991, diresmikan langsung oleh Presiden RI Ke – 4 (KH. Abdurahman Wahid) Gusdur, yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua PBNU dan dihadiri pula oleh KH Fuad Hasyim Buntet Pesantren Cirebon.
MA Nurul Hikmah Haurgeulis didirikan oleh KH. Muchtar Dahlan dengan dibantu oleh beberapa Kyai-kyai muda yang berasal dari Blitar Jawa Timur pada saat itu, seperti salah satu contohnya KH. Mundzir Mahmud dan beberapa tokoh daerah setempat.
Tidak hanya nama yang mengalami penambahan dari MA Nurul Hikmah menjadi MA Nurul Hikmah Haurgeulis, namun juga mengalami perpindahan gedung pada tahun 2006, yang pada mulanya berada di Desa Sukajati ke Desa Haurkolot, atau lebih tepatnya di Jalan Raya Haurgeulis – Gantar Km.02 Blok. Buyut Desa Haurkolot. Kec. Haurgeulis.
MA Nurul Hikmah Haurgeulis sudah banyak menelurkan output yang bermanfaat dan berprestasi pada bidangnya masing-masing di dalam berbangsa dan bernegara, baik yang menjadi Aparatur Sipil Negara, TNI, Polri, Pengusaha, Agamawan, Seniman,dan masih banyak yang lainnya.
MA Nurul Hikmah Haurgeulis, tidak kalah dengan sekolah-sekolah lain. Hingga saat ini sudah meraih berbagai macam prestasi baik tingkat kecamatan maupun tingkat provinsi.
MA Nurul Hikmah Haurgeulis walau bukan sebagai sekolah kejuruan, namun dilengkapi dengan fasilitas dan keahlian yang tidak kalah dengan sekolah kejuruan. Sepertihalnya diajarkan kelas Tahfidz, Basic Computer Network Engineering dan Multimedia.
Saat ini MA Nurul Hikmah Haurgeulis memiliki dua jurusan :
1. Matematika Ilmu Alam (MIA/IPA)
2. Ilmu-ilmu Sosial (IIS/IPS)
Untuk mata pelajaran tambahan lainnya (Ekstrakulikuler) MA Nurul Hikmah Haurgeulis memiliki :
1. Pramuka (Yang sudah tidak diragukan lagi prestasinya)
2. Bola Voli (Yang dilatih oleh wasit bola voli tingkat nasional)
3. Hadroh Shalawat
4. Paskibra